Perjalanan Umroh


                              Waktu di Jabal Rahmah (tempat Nabi Adam dan hawa bertemu), disini saya berdoa agar keluarga saya bahagia dan dieratkan ikatannya dengan ikatan cinta Allah.

Alhamdulillah Allah yaa Rabb bahagia sekali rasanya bisa umroh pada 6 - 18 Juni 2016. Terimakasih ma, karena mengizinkanku ikut ke Baitullah. Rasanya ini  seperti mimpi. Mimpi yang terlalu indah.



Tiba di Jeddah airport kira-kira pukul 7 malam. Perjalanan jauh. Kami lagi nunggu bis menuju Madinah yang menempuh waktu 4 jam.


                    Passport paling penting, kalo hilang ngak bisa pulkam ke Indonesiaa huaaa

Sampai Madinah, kami sudah di chek in hotel. Kalo ngak salah pukul 12 malam kami sampai Madinah. Agak lupa soalnya udah 8 bulan yang lalu heheee. Lalu agen travel kami ngasih sisa makanan pas buka tadi. Dan setelah itu tidur denk. Sebenarnya mkanannya sama aja yg kayak di Indo, karena travel nya catering dengan masakan Indo, Jawa serius gak ada rasa. -_-


Jam 3 kami sahur. setelah itu pergi ke masjid. untungnya masjid dekat dengan hotel. ini poto kalo ngak salah pada hari kedua. Kami saat itu pergi ke Daurah (Taman Surga) untuk sholat taubat. Ini poto di dalam masjid Nabawi. Sebenarnya agak susah sewaktu sholat taubatnya, karena bulan puasa orang banyak. belum lagi banyak yang berlalu lalang kesana kemari. Disana tidak ada yang namanya toleransi dalam beribadah, siapa yang cepat dia yang beruntung mendapatkan tempat, itu kuncinya.

 Bepoto dengan kakak tercinta. ini waktu di luar Masjid Nabawi. alhamdulillah disini agak dingin karena ada payung yang melindungi ada uap air hihiii

Waktu tarawih di Masjid Nabawi. Shalat Isya dimulai pukul 9, setelah itu shalat tarawih.  Disana tarawihnya 23 rokaat. Disini menggunakan surat madaniyah, yang mana ayatnya sangat panjang-panjang, berbeda dengan surat Makkiyah yg ada di Masjidil Haram. Disini orang2 Arabnya ada yang tidak memakai alas kaki, ada yang membaca Al-Qur'an disaat shalat berjamaah, mungkin ini sedikit berbeda dengan kita, dikarenakan mereka menganut madzhab hambali. Kemaren kami pulang lebih cepat. hehehehe. Maknya bisa berpoto dikerumunan orang2 yg sedang shalat, eh jgn salah tetapi kalo di masjidil haram, saya samapi habis shlat tarawihnya, sekitaran jam 12 atau lewat.

Saat di Malaysia Airport, kami berangkat siang menuju Jeddah kira2 menempuh waktu 8 jam.


Sedang berpoto di lapangan yang dikelilingi merpati, merpati biasanya paling suka di tempat ini. yang di tengah adalah mama saya.

Menu berbuka puasa, ada kurma, yoghurt, air zam-zam yang super dingin, dan biasanya ada tambahan lagi seperti roti gandum dan arabica coffee. Do you wanna arabica coffee? pertanyaan itu pernah ditanyakan kepadaku oleh seorang anak2 yang rela membagi waktunya untuk menjamu para jamaah di masjid Nabawi, dan saya pun mengatakannya, "No" hihi. karena saya tidak suka kopi hehe.

Suasana di pagi hari yang cerah di kota Madinah, tahu enggak kalo di gedung-gedung itu banyak menjual segala aneka ragam, seperti pernak-pernik, baju gamis hitam, emas, dll. Terkadang di jalanan ada ibu-ibu yang menjual jilbab dengan harga 3 SR.


Suasana di malam hari di masjid Nabawi


 Di depan pemakaman


 Pusat pembelian Al-Qur'an di kota Madinah. Ini foto mama dan kakak. Para lelaki diberi Al-Qur'an free, sedangkan para wanita hanya boleh membeli 1 buah Al-Qur'an


Uang Riyal, hasil tabungan uang kakak selama bekerja sebagai dokter di PKM Masamba, Sulsel.


Kami yang sedang bersantai dan tidur2an di dalam masjid Nabawi, bahkan jika kita berniat untuk tidur di dalam masjid ini, kita mendapatkan pahala.


Makkah




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Distokia pada Sapi

Mycoplasma